Penggunaan Shampo Penghilang Ketombe yang Tepat

Penggunaan Shampo Penghilang Ketombe yang Tepat

Ketombe adalah masalah umum yang bisa dialami oleh pria dan wanita. Rasa gatal di kulit kepala ini bisa dirasakan oleh siapa saja. Ketombe ditandai dengan sensasi gatal di kulit kepala dan munculnya partikel putih di rambut. Biasanya dibutuhkan shampo penghilang ketombe untuk mengatasi masalah ini.

Memang, munculnya banyak ketombe membuat Anda kehilangan kepercayaan diri. Untuk itu, Anda harus segera mengatasi keadaan ini agar ketombe tidak semakin parah tentunya dengan melakukan kebiasaan yang baik ketika keramas.

Cara yang Benar Saat Keramas

Terlalu sering atau jarang keramas bisa mempengaruhi kondisi kulit kepala. Jika Anda terlalu sering keramas, kulit kepala akan menjadi lebih kering. Hal ini kemudian menyebabkan produksi minyak berlebih. Sebaliknya, jika Anda terlalu sering keramas, kotoran pada rambut akan menumpuk.

Secara umum, kulit kepala mampu menghasilkan pelembab alami berupa minyak. Namun, kondisi tertentu dapat mempengaruhi jumlah produksi pelembab alami ini. Anda dapat meminimalkan kondisi ini dengan mencuci rambut dengan benar. Cuci rambut Anda selama 2-3 hari sekali.

Hindari mencuci rambut terlalu cepat. Pijat lembut dan perlahan ke kulit kepala. Setelah itu, Anda juga bisa melakukan pijatan pelan untuk melancarkan peredaran darah dan untuk relaksasi. Kedua, bilas rambut setelah keramas sampai bersih. Shampo penghilang ketombe yang tertinggal di kulit kepala justru dapat menyebabkan ketombe yang membandel berkembang.

Jika diperlukan, Anda bisa membilas rambut dua kali untuk hasil pembersihan yang optimal. Terakhir, jangan terlalu keras saat membungkus rambut dengan handuk. Tidak hanya proses pembersihan yang harus optimal, proses pengeringan juga harus optimal. Lebih baik menekan handuk dengan lembut ke kepala Anda daripada menggosok rambut Anda dengan kuat.

Jangan Salah Memilih Shampo

Penyebab ketombe yang paling umum yaitu memilih sampo yang salah. Memilih sampo yang salah dapat membuat kulit kepala Anda menjadi kering dan bersisik. Kondisi ini kemudian menyebabkan produksi minyak berlebih di kulit kepala. Jika sebum berlebih tidak segera diobati, ketombe akan semakin parah seiring berjalannya waktu.

Produksi minyak yang berlebihan dapat mempengaruhi pertumbuhan jamur di kulit kepala. Jenis lingkungan ini dapat menjadi habitat tidak hanya bagi jamur, tetapi juga bagi bakteri. Hal ini karena produksi minyak berlebih di kulit kepala dapat membuat rambut lebih mudah kotor. Sel-sel kulit mati di kulit kepala menggumpal bersama dengan minyak, polusi dan kotoran lainnya pada rambut.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan pemilihan shampo penghilang ketombe yang tepat. Sensatia Botanicals Balancing Shampoo dirancang dengan bahan-bahan alami seperti tea tree yang dapat membantu mengatasi ketombe membandel. Kandungan minyak peppermint akan memberikan kesegaran pada kulit kepala dan juga ekstrak ginseng yang mencegah kerontokan.

admin